Aksi Kamisan dan Aksi Masyarakat Adat Samarinda

WhatsApp Image 2018-05-24 at 4.24.56 PM.jpeg

Pada hari Kamis, 24 Mei 2018 kemarin, berlangsung aksi damai yang dilakukan oleh Kelompok Aksi Kamisan Kaltim dalam rangka memperingati dua dekade Reformasi Indonesia. Acara tersebut dilaksanakan di depan kantor Gubernur Kaltim pada sore hari sehingga sontak menarik perhatian beberapa orang yang melintasi kawasan tersebut.

Acara tersebut mengambil tema “Merawat Ingatan Menolak Lupa” dengan menggaungkan janji-janji pada era reformasi yang belum terwujud hingga saat ini. Romiansyah yang menjadi kordinator acara mengatakan bahwa acara ini dilakukan untuk mengingat kembali dan menuntut pemerintah untuk melaksanakan janji-janji era reformasi yang belum terwujud hingga saat ini. Hal tersebut dia katakan dengan bukti masih adanya KKN yang beredar di kalangan penguasa serta kasus-kasus pelanggaran HAM yang masih saja menjadi polemik hingga saat ini.

Dibalik berlangsungnya acara Kamisan juga diadakan acara oleh AMAN yaitu Aliansi Masyarakat Adat Nusantara. Acara yang dilaksanakan oleh AMAN menuntut pemerintah segera mensahkan RUU Masyarakat Desa yang masih belum selesai. Masyarakat Adat menuntut hak-haknya dalam kepemilikan lahan yang kerap kali menjadi permasalahan di lapangan seperti sengketa lahan dengan perusahaan negeri maupuh swasta. Mereka menginginkan adanya aturan khusus yang mengatur bahwa lahan milik masyarakat adat dipisahkan penggunaannya dan dikhususkan bagi masyarakat adat. Saiduani Nyuk berkata bahwa hingga saat ini, belum ada regulasi yang mengatur hal tersebut sehingga dalam implementasinya sengketa lahan kerap kali terjadi dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang Perkebunan Kelapa Sawit dan Pertambangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *