KPU Sumsel: Masyarakat Harus Bijak Menanggapi Hasil Quick Count

Palembang – Sehari setelah pelaksanaan pilkada serentak yang diikuti 9 Kabupaten/Kota dan Pemilihan Gubernur di Sumatera Selatan kondisi terpantau aman. Meskipun pada hari-H pemingutan suara terjadi kendala cuaca karena hujan deras, hal tersebut tidak menyurutkan warga untuk menggunakan hak suaranya.

Liza Lizuarni (Divisi Teknis Penyelenggara KPU Provinsi Sumatera Selatan) mengatakan kendala lain setelah pemungutan suara yaitu pengumpulan formulir C1 di daerah-daerah yang kondisi geografisnya sulit dijangkau.

“TPS yang jauh, medan lokasi, ditambah kemarin hujan deras di beberapa daerah seperti Pagar Alam, Kota Palembang, dan Lahat menjadi kendali tersendiri untuk pelaporan formulir C1” paparnya.

Hasil resmi terkait pengumuman pemenang Pilgub maupun Pilbup/Pilwako di Sumsel memang belum dirilis KPU RI, namun hasil rekap melalui sistim hitung (situng) pada website resmi milik KPU RI (infopemilu.kpu.go.id) terus berjalan sehingga dapat terlihat update datanya. Hasil suara yang masuk meskipun belum bersifat final, namun dapat dipertanggungjawabkan keakuratannya. Situng KPU RI merupakan sistem yang berbeda dengan quick count karena situng KPU RI merupakan representasi dari keseluruhan TPS, sedangkan quick count pada umumnya hanya menggunakan beberapa sampel TPS saja.

Per 28 Juni 2018 pukul 22.00 WIB data yang diupdate pada situng KPU RI belum mencapai 100%. Pada pemilihan Gubernur Sumsel data terakhir masuk sebanyak 78,58% dari 13,282 TPS, sedangkan keseluruhan TPS yaitu sebanyak 16903 TPS. Adapun pada Pilbup/Pilwako daerah yang sudah mencapai 100 persen yaitu Kota Pagar Alam dan Kabupaten Lubuklinggau. KPU sejauh ini telah melakukan rekap berjenjang dari mulai tingkat kecamatan hingga nantinya pada tingkat provinsi.

Ibu Liza menjelaskan “Masyarakat, paslon maupun pendukung paslon seharusnya bisa menahan diri untuk tidak terlibat eforia pesta sesaat yang belum tentu sama hasilnya, mengingat pengumuman resmi belum keluar, masyarakat sebaiknya menunggu hasil resmi saja”

Masyarakat dihimbau untuk cermat dan bijak dalam menanggapi hasil quick count dan tidak mengartikan hasil quick count maupun situng KPU sebagai hasil final, meskipun situng KPU mencerminkan semua suara yang ada, namun tetap harus dilakukan pencocokan hasil suara pada formulir C1 dan hasil suara yang ada di dalam kotak suara.

Penulis: Yasmina Hakim, Anton Fernando

Editor: Dhona Aryani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *