Panwascam Bukit Kecil Palembang: Masih Banyak KPPS Yang Belum Mengerti

Kegiatan Pleno Perhitungan Suara Pilkada Serentak 2018 Tingkat PPS Kelurahan di PPK Kecamatan Bukit Kecil mulai berlangsung hari ini dan masih berlangsung hingga sore hari (29/6).

Komisioner Divisi Hukum, Heri menyampaikan bahwa kegiatan seharusnya dimulai pukul 08.30 WIB, namun pada pelaksanaannya kegiatan baru dimulai pukul 09.30 WIB akibat menunggu saksi dan pengawas lengkap (29/6).

“Ada 2 agenda dalam kegiatan hari ini, pertama yaitu agenda rekapitulasi dari TPS yang disampaikan oleh KPPS yang membacakan C1, yang kemudian kita tuangkan di formulir model DAA-KWK,” jelasnya .

Terkait pengawasan kegiatan, 2 Panwascam Bukit Kecil, ketua dan anggota turut hadir. Sementara saksi dari keempat paslon Gubernur hadir lengkap, namun untuk Pilwako hanya 3 saksi paslon yang hadir, sedangkan 1 saksi paslon Akbar Alvaro-Hernoe tidak terlihat hadir. Untuk pengamanan, terdapat 7 anggota TNI, 7 anggota Kepolisian yang bertugas, serta bantuan dari Satpol-PP.

Komisioner divisi Hukum, Heri

“Untuk keamanan sejauh ini kita kondusif, tidak ada masalah. Kemudian apresiasi juga untuk anggota TNI-Polri, mereka melaksanakan tugas dengan baik, intinya kondusif” ucapnya.

Dalam proses pelaksanaannya, setiap kotak suara bersegel yang akan direkap diambil dari ruangan PPK yang dikunci dengan 3 gembok. Kemudian pihak PPK mempersilakan 3 perwakilan masing-masing dari pihak Kepolisian, Panwaslu Kecamatan, dan Ketua Komisioner PPK sendiri untuk membuka masing-masing gembok.

Pengambilan Kotak Suara

Dari sisi pengawasan, Kms Umar Jayanegara selaku Ketua Panwascam Bukit Kecil mengungkapkan bahwa ada beberapa catatan-catatan terkait pelaksanaan pleno perhitungan suara hari ini seperti banyaknya unsur KPPS yang belum mengerti tentang penempatan berkas yang seharusnya berada di dalam kotak maupun di luar kotak (29/6).

“Dari segi perhitungan suara sejauh ini masih sesuai, belum ada perbedaan baik dari PPK, saksi, dan Panwas. Sejauh ini secara garis besar masih kondusif, hanya saja perlu pembelajaran lebih lanjut bagi stakeholder dari kawan-kawan KPPS untuk ke depannya” tambahnya.

Dari hasil pantauan tim Nusantara Research, Kurangnya pemahaman KPPS lain ditemukan saat pelaksanaan perhitungan Pilwako Kelurahan 19 Ilir, dimana salah satu TPS masih menggunakan pensil dalam penulisan di formulir C1KWK. Kemudian ada kesalahan dalam penjumlahan hasil, meskipun tidak ada kesalahan dalam jumlah yang sebenarnya. Namun pihak PPK menegaskan bahwa jika terjadi kesalahan tulis di Formulir C1KWK tetap tidak boleh diubah, namun penulisan akan diperbaiki di DAA-KWK dan dibuatkan berita acara mengenai kesalahan tersebut

Terkait pelanggaran, Umar mengungkapkan bahwa belum ada pelanggaran yang ditemukan dalam pelaksanaan rekapitulasi sejauh ini, hanya kesalahan administratif akibat bentuk kurangnya pemahaman KPPS.

Hingga sore hari, proses perhitungan Pilgub dan Pilwako yang telah dilaksanakan yaitu mencakup Kelurahan 19 Ilir dan 22 Ilir. Umar menyampaikan dari hasil koordinasi dengan pihak PPK bahwa kegiatan akan dilanjutkan hingga malam.

“Kalau memang posisi malam nanti bisa selesai, maka satu hari ini kita finalkan. Tapi kalau memang sudah larut malam, dan kondisi sudah tidak memungkinkan, maka pleno akan dilanjutkan besok” tambah Umar, mengingat sesuai tahapan terdapat waktu 3 hari untuk penyelesaian pleno.

Umar tetap berharap kegiatan pleno dapat diselesaikan secepatnya agar masyarakat dapat mengetahui hasil rekapitulasi di Bukit Kecil.

Umar menjelaskan “dari hasil rekapitulasi yang jelas ini, harapan kita yang pertama adalah hasil yang nantinya akan kita saksikan bersama-sama, tidak ada kendala apapun dan hasil yang direkap dapat diterima oleh semua pihak. Dan khususnya kita Panwas, dari sejak awal pengawasan yang kita lakukan di Kecamatan Bukit Kecil, sudah secara menyeluruh dan kita berupaya total melakukan pengawasan, mengawal hak pilih masyarakat sampai dengan membuat transparansi informasi Pemilukada di Bukit Kecil tahun 2018 ini”.

Turut hadir memantau, Sekretaris Daerah Kota Palembang, Harobin Mustofa mengharapkan kegiatan pleno Pilkada terus berjalan dengan aman dan damai serta tidak ada huru-hara yang dapat menyebabkan kerusuhan (29/6).

Penulis: Dhona dan Yasmin
Editor: Anton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *