Pembangunan Rumah Khusus (Rusus) Nelayan dan Anak Suku Dalam di Provinsi Sulawesi Barat

Nusantararesearch.com – Provinsi Sulawesi Barat yang beribukota di Kabupaten Mamuju merupakan salah satu Provinsi ke-33 yang dibentuk karena adanya pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan. Semenjak adanya pemekaran tersebut, Provinsi Sulawesi Barat mulai mengalami perkembangan perekonomian dan pembangunan infrastruktur yang difasilitasi oleh Pemerintah. Berbagai proyek pembangunan di Provinsi Sulawesi Barat tersebut juga mendukung masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, sehingga memiliki pola perkembangan yang tepat.

            Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang melakukan pembangunan untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Hunian yang disediakan oleh Kementerian PUPR sebanyak 1.070 unit rumah khusus di Prov. Sulawesi Barat yang sudah berlangsung sejak tahun 2015 hingga 2018 ini. Umumnya tujuan pembangunan hunian khusus tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan khusus, seperti nelayan, pemukiman kembali korban bencana/pengungsi, guru, tenaga medis, TNI/Polri, dan petugas di daerah perbatasan dan pulau terpencil.

            Pembangunan yang akan dilakukan pada lima Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat tersebut adalah Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu, Polewali Mandar, dan Majene, yang akan dibangun dengan dua tipe yaitu tipe 36 dan 28. Pada tahun 2015 pembangunan Rumah Khusus (Rusus) sebanyak 605 unit tipe 36 yang diperuntukkan untuk nelayan dan suku anak dalam. Rusus tersebut telah dibangun pada 11 lokasi yang berbeda dengan anggaran Rp 86,68 miliar. Pada tahun 2016 pembangunan kembali dilaksanakan dengan pembangunan sebanyak 205 unit rusus nelayan tipe 36 yang tersebar dalam empat lokasi yang berbeda dengan total anggaran Rp 26,61 miliar.

            Sementara itu, pada tahun 2017 dan 2018 pembangunan dilanjutkan pada enam lokasi berbeda sebanyak 206 unit dengan total anggaran Rp 30,17 miliar. Pembangunan 50 unit Rusus pada tahun 2015 telah menyelesaikan pembangunan pada Desa Kire, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah dan sepenuhnya sudah ditempati oleh masyarakat nelayan.

Hamad salah seorang masyarakat nelayan mengatakan sangat berterimakasih karena permerintah khususnya Kementerian PUPR telah memberikan rumah gratis dan layak untuk masyarakat karena sebelumnya masyarakat nelayan hanya tinggal dirumah gubuk dipinggir pantai, karena tidak adanya lahan dan biaya untuk melakukan pembelian rumah. Rusus yang telah dibangun dilengkapi dengan meubelair dan prasaran dan sarana utilitas (PSU) seperti jalan, lingkungan, drainase, listrik, dan air yang diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penghuni. Secara nasional, pembangunan rusus oleh Kementerian PUPR periode 2015-2018 tersebut akan selesai dalam 22.358 unit dan pada tahun 2019 rencana pembangunan Rusus ditargetkan pembangunan sebanyak 3.230 unit.

(DTA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *