Pengguna Angkutan Udara dan Laut Menuju Sulawesi Tenggara

Kendari.  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis data terkait perkembangan jumlah pengguna angkutan udara dan angkutan laut yang berlalu lalang di wilayah Provinsi Sultra. Berdasarkan data tersebut, penggunaan transportasi laut masih menjadi yang utama baik datang ataupun berpergian dari Provinsi dengan keindahan pantainya tersebut.

Berdasarkan data BPS, Secara kumulatif Jumlah penumpang angkutan udara domestik tahun 2018 (Januari-Desember 2018) tercatat sebanyak 2.054.807 orang atau naik 7,90 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Januari – Desember 2017) yang tercatat sebanyak 1.904.380 orang. Minat masyarakat ke kawasan Sulawesi Tenggara mulai meningkat seiring dengan peningkatan perkonomian di kawasan tersebut. Berdasarkan Data yang dirilis oleh Bank Indonesia, Peningkatan perekonomian di Prov Sultra tercatat meningkat 6,6% hingga triwulan III 2018. hal itu didorong oleh sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, lapangan usaha pertambangan dan penggalian dan lapangan usaha industri pengolahan

Sementara terkait dengan angkutan laut, Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri tahun 2018 (Januari-Desember 2018) tercatat sebanyak 4.636.364 orang atau naik 45,22 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Januari – Desember 2017) yang tercatat sebanyak 3.192.672 orang.

Terkait distribusi barang melalui jalur udara dan laut, Secara kumulatif Jumlah barang yang diangkut dengan angkutan udara (Barang/Bagasi/Paket) tahun 2018 (Januari-Desember 2018) tercatat sebanyak 6.678.394 ton atau turun 0,79 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Januari-Desember 2017) yang tercatat sebanyak 6.731.475 ton.

Sedangkan jumlah barang yang diangkut dengan angkutan laut (Barang/Peti Kemas) tahun 2018 (Januari-Desember 2018) tercatat sebanyak 110.214.405 ton atau naik 112,27 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Januari-Desember 2017) yang tercatat sebanyak 51.921.978 ton.

tentu saja hal ini diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian di Prov Sultra. Melalui peningkatan kunjungan dan distribusi barang, tingkat konsumsi di masyarakat juga akan berkembang dengan baik.

(JS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *