Harapan Gubernur Bengkulu Kepada HIPKA Bengkulu

Bengkulu. Unsur penggerak utama dalam sebuah program pembangunan masyarakat adalah Birokrasi, Akademisi, Politisi, dan Pengusaha/Pebisnis yang mana harus berkolaborasi secara harmonis untuk menciptakan sebuah kondisi yang mendukung seluruh program pembangunan. Namun diantara 4 unsur tersebut, unsur pengusaha adalah unsur terpenting karena bisa menyatukan beberapa unsur lainnya.

“Sebuah daerah secara ideal harus memiliki penusaha yang banyak, makin banyak pengusaha disuatu daerah maka eknominya juga semakin dinamis nanti” tutur Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah yang telah menyaksikan pelantikan Badan Pengurus Wilayah Provinsi Bengkulu Himpunan Pengusaha Korps Alumni HMI (BPW HIPKA Prov. Bengkulu) pada 29 Maret 2019 kemarin. Pihaknya berharap dengan dilantiknya HIPKA Prov. Bengkulu ini akan menstimulus pertumbuhan pengusaha di Bengkulu untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mempercepat dinamika pertumbuhan ekonomi di Bengkulu.

Himpunan Pengusaha Korps Alumni HMI atau disingkat HIPKA adalah sebuah organisasi yang berisi para anggota KAHMI atau Korps Alumni HMI yang memiliki ketertarikan di dunia bisnis dan perdagangan. Pada kesempatan yang sama dengan Gubernur Bengkulu, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPKA, Tubagus Farich Nahril sekaligus salah satu petinggi PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk mengingatkan kepada pengusaha HIPKA dan seluruh pengusaha di Indonesia bahwa harus benar-benar menjadi pengusaha yang jujur, sesuai aturan yang ada di Indonesia, dan tidak korupsi.

(Gambar: Tubagus Farich Nahril)

Selanjutnya BPW HIPKA Prov. Bengkulu yang dinahkodai oleh Suryawan Halusi sebagai Ketua dan didampingi oleh Wakil Ketua Handiro, Sekretaris Dedy Tantular, serta Bendahara Roni Desa akan melakukan kajian dan menyusun beberapa program yang akan dikerjakan oleh para anggotanya untuk menjawab tugas yang telah diamanahkan oleh Gubernur Bengkulu dan Pengurus Pusat HIPKA kepada BPW HIPKA Prov. Bengkulu.

Nusares.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *