Riau Dalam Selimut Asap

NusantaraResearch. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia seperti pulau Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi hingga saat ini masih belum dapat dipadamkan. Sebaran titik api semakin mudah meluas karena musim kemarau dan lahan gambut yang mampu menipu para Petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan. Bagian atas lahan gambut yang nampaknya sudah padam ternyata masih menyimpan bara api pada bagian bawahnya, Hal inilah yang sulit untuk diatasi belum lagi Medan hutan yang sulit untuk dijangkau.

Salah satu provinsi yang mengalami kebakaran hutan dan lahan terparah adalah provinsi Riau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau mencatat, total luas lahan telah dilalap api di Riau sejak Januari 2019 hingga saat ini mencapai lebih dariĀ  6.000 hektare. Itu dikarenakan setiap hari selalu terjadi kebakaran lahan di sejumlah daerah.

Petugas pemadam kebakaran gabungan dari berbagai instansi seperti TNI, Polri, Manggala Agni serta Pemda setempat terus berupaya untuk melakukan pemadaman. Tak hayal hal tersebut juga memperoleh empati dari para netizen yang terus mendoakan agar para petugas tetap diberi keselamatan.

Namun dalam 3 hari belakangan ini provinsi Riau mulai diguyur hujan yang cukup deras sehingga kepulan asap dapat berkurang. Sebelumnya beredar video yang memperlihatkan langit di daerah provinsi Riau berubah menjadi merah dikarenakan pekatnya asap yang tidak mampu ditembus sinar matahari.

Presiden RI, Joko Widodo pun angkat bicara mengenai kebakaran hutan dan lahan di provinsi Riau. Jokowi mengatakan bahwa perlu adanya evaluasi Atas kejadian tersebut karena dirinya menganggap adanya ketidak efektifan kinerja dari pemerintah. Selain itu adanya kesengajaan dari oknum oknum yang tidak bertanggungjawab juga memperparah sebaran titik api.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *