Kivlan Zen Dituntut 7 Bulan Penjara Terkait Kasus Senjata Api Ilegal

Nusantara Resources – Mayor Jenderal (Mayjen) Purnawirawan, Kivlan Zen dituntut tujuh bulan penjara atas kasus kepemilikan senjata api ilegal dan peluru tajam. Tuntutan itu disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (20/8).

Kivlan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana berupa menerima, menyerahkan, menguasai, menyimpan, dan menyembunyikan senjata api atau amunisi secara ilegal.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa 7 bulan,” ujar jaksa Andry Saputra saat membacakan berkas tuntutan.

Jaksa mengatakan, jumlah masa kurungan itu telah dikurangi selama Kivlan menjalani masa tahanan. Jenderal purnawirawan bintang dua itu telah menjalani masa tahanan rumah selama lebih dari setahun sejak 2020.

Tindakan Kivlan dinilai telah memenuhi unsur pidana sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 juncto pasal 55 ayat 1 KUHP.

Dalam perkara ini, beberapa barang bukti yang ditunjukkan lima pucuk senjata api dalam berbagai jenis, dan dua box peluru tajam dengan total berisi 98 butir peluru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *