Polisi Kembali Amankan Satu Orang Preman Ceger

Nusantara Resources – Polisi masih menyelidiki aksi premanisme yang mengganggu pedagang kecil di Jl Ceger Raya, Pondok Aren, Tangerang Sealtan. Polisi sudah mengamankan satu orang preman.

“Tanggal 10 Agustus, kita sudah amankan tersangka,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pondok Aren, AKP Riza Sativa, kepada wartawan, Senin (16/8/2021).

Polisi sudah bergerak sejak tangal 5 Agustus hingga akhirnya satu orang tersangka didapatkan. Dia  diamankan terkait premanisme itu. Satu orang itu adalah pria berusia sekitar 30 tahunan.

“Tindak pidana Pasal 368 KUHP dan Pasal 423 KUHP,” kata Riza.

Pasal 368 ayat (1) KUHP menyatakan barang siapa dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa orang lain dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, untuk memberikan sesuatu barang yang seluruhnya atau sebagian adalah milik orang lain maka diancam pidana paling lama sembilan tahun.

Pasal 423 KUHP menyatakan pegawai negeri yang menguntungkan diri atau orang lain secara melawan hukum memaksa orang lain menyerahkan sesuatu atau melakukan pembayaran maka dipidana selama-lamanya enam tahun.

Pedagang setempat mengidentifikasi pihak yang memalak mereka adalah anggota ormas. Riza menanggapi dengan mempersilakan mereka untuk lapor polisi.

“Kalau ada masyarakat yang merasa terganggu, silakan lapor kepada kami kepolisian, kami siap menindaklanjuti,” kata Riza.

Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) juga mendorong Polres Pondok Aren untuk tidak menunggu laporan untuk memproses fenomena preman Ceger ini. Riza menyatakan akan selalu menanggapi informasi apalagi terkait keamanan di wilayahnya.

“Setiap ada laporan atau tidak ada laporan, pasti kami tanggapi,” kata Riza.

Sebelumnya, Polsek Pondok Aren telah menangkap satu preman Ceger pada tanggal 19 Juni lalu. Dengan demikian, sudah dua kali Polsek Pondok Aren menangkap orang terkait preman di wilayah Ceger.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *