PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali: Mal hingga Sekolah Tatap Muka Dibatasi 50 Persen

Nusantara Research – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di luar Jawa-Bali diperpanjang hingga 23 Agustus 2021. PPKM Level 3 di luar Jawa-Bali diterapkan di 302 kabupaten/kota.

PPKM juga diterapkan pada sejumlah sektor seperti di pusat perbelanjaan dan sekolah.

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian pada hari Senin (9/8/2021) mengatakan 50 persen kapasitas maksimal pengunjung wajib memakai masker.

Selain itu, pembatasan juga dilakukan pada kegiatan belajar mengajar. Sekolah dapat dilakukan tatap muka maksimum 50 persen dengan protokol kesehatan ketat.

Industri orientasi ekspor dan penunjangnya boleh beroperasi 100 persen. Namun, apabila ditemukan klaster Covid-19 industri tersebut akan ditutup 5 hari.

Restoran dan tempat makan diizinkan buka dengan kapasitas maksimal pengunjung 50 persen. Kapasitas tempat ibadah juga dibatasi maksimal 50 persen.

Sementara 39 kabupaten/kota luar Jawa-Bali memberlakukan PPKM Level 2. 45 kabupaten lainnya menerapkan PPKM Level 4.

“Memang berbeda dengan Pulau Jawa yang sudah menurun, maka yang di luar Jawa ini karena kepulauan dan wilayahnya luas maka akan diperpanjang selama dua minggu,” ujar Airlangga.

Daerah luar Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Level 2, tempat ibadah maksimal 25 persen atau 30 orang dengan protokol kesehatan ketat.

Kemudian, industri ekspor dan penunjangnya bisa beroperasi secara penuh dengan protokol kesehatan ketat. Jika di daerah PPKM Level 2 ditemukan klaster Covid-19 industri akan ditutup selama 5 hari.

“Ini seluruhnya akan dimasukkan di dalam Instruksi Mendagri (Menteri Dalam Negeri),” tutur Airlangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *