Ujung Damai Ryan Jombang-Bahar Smith Tak Bisa Hapus Pidana

Nusantara Resources – Kasman Sangaji, kuasa hukum dari Ryan Jombang mengaku akan bertemu kliennya untuk membahas rencana melaporkan Bahar bin Smith ke polisi dengan dugaan penganiayaan. Kasman menyebut kesepakatan damai tak menghapus tindak pidana.

“Kan perdamaian tidak menghapus tindak pidana yang telah diperbuat. Tapi lihat nanti seperti apa, niat baik kedua belah pihak, keinginannya bagaimana, nanti kita tampung, beri konsultasi, dan kita berikan jalan keluar seperti apa,” kata Kasman, Jumat (20/8).

Kasman mengaku ingin mengonfirmasi langsung kabar kesepakatan damai kliennya dengan Bahar. Ia belum bisa bertemu Ryan Jombang hingga hari ini. Namun, Kasman menyebut bakal menghormati kesepakatan damai tersebut.

Menurut Kasman, Ryan bisa saja tetap melaporkan Bahar ke polisi atas dugaan penganiayaan meski telah berdamai.

Kasman mengaku awalnya berencana melaporkan kasus tersebut ke kepolisian pada Kamis (19/8). Namun, pihaknya batal melaporkan Bakar kemarin karena terkendala masalah teknis.

“Baru rencana aja kemarin (melapor ke polisi), cuma ada kesalahan teknis dari anggota saya di lapangan,” katanya.

Ryan Jombang dan Bahar Smith terlibat perselisihan di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bahar diduga memukul Ryan. Kalapas Gunung Sindur, Mujiarto menyebut perselisihan Ryan Jombang dan Bahar Smith diduga karena persoalan uang. Mujiarto mengatakan konflik terkait uang itu sudah selesai atas kesepakatan kedua belah pihak.

Sempat terjadi pemukulan dalam perselisihan tersebut. Namun, ia memastikan tak ada luka serius yang dialami kedua terpidana akibat perselisihan itu.

Kasman, kuasa hokum Ryan mengungkap lengan kliennya disayat saat diduga dianiaya oleh Bahar. Dalam foto yang diterima CNNIndonesia.com, terlihat sayatan tangan itu tergambar di sepanjang lengan Ryan. Wajah Ryan Jombang juga lebam-lebam di bagian mata kanannya. Kemudian di bagian bibir bawahnya terdapat luka yang sudah mengering.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *